GUIDE TO ISLAM Qur'an Hadith

GUIDE TO ISLAM Qur'an Hadith

TRANSLATE THIS PAGE

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

KUMPULAN VIDEO PESAWAT TEMPUR

PESAWAT TEMPUR
KUMPULAN VIDEO 
PESAWAT TEMPUR

GRIPEN NG (SU-35 KILLER)


SU-27 VS F-15

Insane Low Passes by Skilled Pilots




Supersonic Flight, Sonic Booms



SU35 vs F22 RAPTOR vs EUROFIGHTER 2013

The best of crazy fighter aircraft pilots



SHARE

Tips Meningkatkan Kemampuan Menembak Jarak jauh ( Video Inside )

6 Tips Meningkatkan Kemampuan Menembak Jarak jauh Anda

Sniper Tips
Pertumbuhan popularitas dalam hal menembak jarak jauh telah mendorong industri senapan dan optik berlomba-lomba mengembangkan produk baru yang memberikan kemudahan penggunanya dalam menembak target yang berjarak sangat jauh. Selain itu juga beberapa senapan dan teleskop telah di tambahkan fitur dan teknologi baru yang membuat presisi penembakan semakin mudah dari sebelumnya. Tentunya penembak juga harus paham dulu mngenai prinsip dasar menembak.
Sebuah kesepakatan besar telah terjalin untuk hal pemilihan senapan yang tepat, kaliber dan amunisi yang cocok untuk menembak jarak jauh. Semua itu sangat penting bagi anda yang serius menjadi penembak pada jarak lebih dari setengah mil atau sekitar 800 meter. Selain itu, elemen penting lainnya yaitu paralaks, pengaturan diopter, posisi menembak, kontrol pelatuk dan kebersihan laras senapan juga sangat penting untuk diperhatikan. Menembak jarak jauh merupakan sebuah permainan dan olahraga yang memerlukan ketelian, jika tidak, sasaran atau target pasti luput dan gagal.
Berikut 6 tips untuk para penembak untuk meningkatkan kemampuan menembak jarak jauh:
 
1. Mencegah Permasalahan Paralaks
Tips Menembak Jarak jauh
Masalah paralaks (fokus tiap jarak tertentu) pasti terjadi pada sasaran teleskop anda dan membuat garis bidik tak sejajar dengan bidang fokus. Itu memberikan masalah besar untuk anda. Jika anda terbiasa memakai teleskop tradisional dan berpindah ke lensa jarak jauh, mungkin anda tidak familiar dengan paralaks karena banyak senapan berburu punya paralaks yang diatur pada 1 yard atau sekiar 135 meter. Mungkin kesalahan paralaks sangat minim terjadi pada jarak menengah yang tidak terlalu berpengaruh signifikan, Namun tidak demikian pada kegiatan menembak jarak jauh yang sering terjadi kesalahan paralaks. Pengatur paralaks pada teleskop memudahkan anda dalam menentukan jarak fokus, menepatkan sasaran dan membidik pada bidang fokus yang semua itu dapat mengurangi terjadinya kesalahan paralaks. Kebanyakan teleskop dengan pengatur paralaks samping mempunyai jarak tertulis di bonggol pengaturnya. Ada sebuah tips simple; Bidik target menggunakan teleskop anda agar anda dapat mengatur paralaks dengan tepat. Setelah itu fokuskan target pada satu titik dan jangan ada pergerakan pada garis bidik sedikitpun.
2. Atur Diopter Anda                                            Sniper Tips
Kebanyakan teleskop jarak jauh yang sudah modern mempunyai cincin pengatur diopter (lensa yang berdekatan dengan mata) yang memudahkan anda mengatur dengan cepat panjang bidang pada mata sehingga garis bidik dapat terfokus pada mata anda dan mengurangi efek blur. Beberapa teleskop dibuat dengan rangkaian lensa yang perlu anda atur fokus garis bidiknya dan mengunci teleskop pada posisinya. Kebanyakan teleskop memerlukan waktu sebentar dalam mengatur diopter tapi jika dilakukan dengan tepat dan teliti, maka akan menghasilkan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Lihatlah warna latar belakang yang lebih terang menggunakan teleskop anda dan dapatkan pengaturan diopter yang sempurna.
&
3. Pahami Pergerakan Arah Angin
Tips Menembak Jarak jauh
Kebanyakan penembak tentu paham cara mengatur elevasi, tapi pergerakan arah angin menjadi hal yang sangat rumit bagi mereka. Tentu dikarenakan jarak yang sangat jauh, perubahan mendan dan aliran udara yang terdapat di antara posisi penembak dan target menyebabkan perubahan arah angin yang bisa membelokkan arah peluru. Untuk mengatasinya, pandanglah area disekitar target anda menggunakan teleskop untuk memastikan kecepatan angin di lokasi tersebut. Apa yang terjadi pada rumput dan daun kering di lokasi itu??? Terkadang di waktu itu, terdapat petunjuk yang sering terabaikan yang membuat perubahan antara tepat dan luput ketika menembak. Mungkin saja itu petunjuk yang samar tapi pasti akan sangat berguna. Nah jika anda ingin cara yang lain yang lebih modern, cobalah gunakan SpotOn Wind Meter terbaru dari Nikon, yang bisa digunakan melalui smartphone anda dan dapat menyediakan secara otomatis data arah angin pada aplikakasi SpotOn. Yah mungkin harganya sekitar 450 ribuan..
4. Pahami Teleskopmu
Tips Menembak Jarak jauh
Lensa jarak jauh sudah sangat canggih sekarang tapi tak menjamin harga teleskop yang mahal membuat tembakan anda jadi akurat. Untuk pemula, anda harus mengerti mana saja teleskop yang harus dipilih dan cara menggunakannya. Selama bertahun-tahun, teleskop yang bidang fokusnya kedua, dimana garis bidik terletak dibelakang lensa pembesaran, itu sudah biasa. Tapi ada sebuah kemajuan dimana bidang fokus pada teleskop terletak di depan yang mana garis bidik terletak di depan lensa pembesaran. Sebuah perusahaan lensa telah menawarkan sebuah pengatur yang berbentuk seperti kubah kecil di senapan anda, tentunya ini membuat kegiatan menembak anda menjadi lebih mudah. Ini penting juga untuk anda agar memilih sebuah teleskop yang dilengkapi dengan kubah pengatur elevasi untuk menembak jarak jauh dan fitur Zero-stopyang secara otomatis me-reset kubah pengatur jarak. Semua hadir dalam berbagai model teleskop dari berbagai jenis tingkat harga. Jadi pilihlah secara teliti teleskop yang anda butuhkan.
5. Rawat Secara Rutin Laras Senapan Anda
Sniper Tips
Kebanyakan penembak jarak jauh yang sudah mahir yakin bahwa ada sebuah titik kotoran yang harus dibersihkan pada larasnya. Ini membuat senapan tidak dapat menembak secara konsisten. Jadi, sisihkan waktu anda untuk membersihkan bagian laras senapan agar anda tetap mendapatkan tembakan berakurasi tinggi.

6. Cari Posisi Tubuh Yang Tepat Dan Atur Pernapasan Anda
Tips Menembak Jarak jauh
Penembak jarak jauh akan berusaha menstabilkan senapannya sampai tidak ada lagi pergerakan agar tetap fokus ke target seperti menembak dengan cara tengkurap. Posisi tubuh adalah kunci keberhasilannya. Selain itu, cara menarik pelatuk juga sangan penting sebab jika tidak dilakukan dengan benar, maka sudah pasti tembakan akan luput. Jadi aturlah pernapasan anda agar bisa menarik pelatuk dengan tepat.
Demikian beberapa tips jitu yang diadopsi langsung dari web Rifle Shooter Mag. Tentunya teknik menembak di berbagai negara memiliki berbagai variasi yang berbeda tergantung aspek kenyaman para penembak. Jika ada kesalahan dalam tulisan diatas, mohon dikoreksi. : )

VIDEO 

 SHARE !
www.frankarmyshop.com

WEAPONS MADE IN INDONESIA

6 Senjata Mematikan Buatan Indonesia Yang Dibeli Negara Lain


Smoke Warhead rocket weapon


1. 260 Kepala roket 'Smoke Warhead' diekspor ke Cile

Salah besar jika Anda memandang sebelah mata senjata produksi dalam negeri. Sebab, senjata yang dihasilkan putra putri terbaik bangsa nyatanya dilirik oleh negara asing.

Rencananya, akhir Maret ini 260 unit kepala roket jenis smoke warhead segera diekspor ke Cile. Alutsista itu merupakan buatan PT Sari Bahari dari Malang, Jawa Timur.

Kualitas Smoke Warhead diakui mengalahkan produk serupa buatan pabrikan sejumlah negara maju, di antaranya; Amerika Serikat dan Rusia. Smoke Warhead adalah kepala roket dengan diameter 70 mm dan cocok dipasangkan dengan roket pasangan pesawat seperti Super Tucano.
Smoke Warhead akan memberikan informasi kepada pilot soal posisi jatuh roket dengan cara mengeluarkan asap selama dua menit saat roket jatuh ke tanah. Smoke Warhead telah diproduksi sejak tahun 2000. Hingga kini, sudah lebih dari 3.000 Smoke Warhead yang dipesan TNI.

 

2. Pesawat CN 235-MPA diekspor ke Korsel

PT DI
Pesawat CN 235 jenis Maritime Patrol Aircraft (MPA) produksi PT Dirgantara Indonesia menjadi salah satu Alutsista yang diminati negara lain.

Pada 2011-2012 lalu, PT DI memenuhi permintaan Korea Selatan yang memesan empat pesawat itu melalui kontrak yang ditandatangani pada 2008 dengan nilai total USD 94,5 juta. Pesawat yang merupakan modifikasi dari CN-235 itu, cocok untuk melakukan patroli perairan di samping bisa difungsikan untuk angkutan personel.

Di tahun yang sama, PT DI juga mengekspor pesawat CN 235 jenis pesawat angkut militer VIP, ke Senegal, Afrika.

CN-235 MPA Versi Patroli Maritim, dilengkapi dengan sistem navigasi, komunikasi dan misi (mulai mendekati fase operasional dan hadir dalam Singapore Airshow 2008). Pada Desember 2009 diumumkan bahwa TNI AL membeli 3 unit CN-235 MPA sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai tahun 2014.

CN-235 MPA menggunakan sistem Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II, penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver, dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46.


3. Fast Patrol Boat diekspor ke Timor Leste

Putra putri terbaik bangsa di PT PAL telah berhasil membuat kapal perang jenis patroli cepat (Fast Patrol Boat). Rupanya, Alutsista buatan dalam negeri itu telah membuat negara tetangga, Timor Leste, kepincut.

Pada 2011 lalu, Pemerintah Timor Leste memutuskan memesan dua kapal patroli cepat senilai USD 40 juta. Kapal tersebut akan digunakan untuk melindungi wilayah teritorial Timor Leste.
Konstruksi lambung dan anjungan kapal yang dibuat dari bahan alumunium mampu menahan gelombang tinggi dan lebih lincah saat bermanuver. Kapal patroli cepat ini mempunyai kecepatan maksimum 30 Knot, walaupun saat official trial bisa mencapai 33 Knot.


Kapal ini memiliki dua baling-baling dan dilengkapi Radar NavNet yang mampu mengintegrasikan data-data peralatan sistim navigasi dan komunikasi seperti echo sounder, speed log dan GPS ke dalam peta elektronik dan sistem radar.

 

4. Peluru buatan PT Pindad diminati Singapura hingga AS

PT Perindustrian Angkatan Darat (Pindad) selama ini memasok kebutuhan peluru TNI-Polri. Peluru buatan Pindad antara lain berkaliber 5,56 mm, 7,62 mm dan 9 mm.

Namun, selain untuk TNI-Polri, peluru yang dihasilkan PT Pindad juga diekspor keluar negeri. Peluru-peluru tersebut dikirim ke Singapura, Filipina, Bangladesh, hingga ke Amerika Serikat (AS).



Untuk Singapura, sudah beberapa tahun belakangan negara singa putih itu telah memesan 10 juta peluru. Sementara, pada 2009 lalu, satu juta peluru telah diekspor ke AS dengan nilai transaksinya mencapai USD 200.000.



Peluru buatan Pindad tersebut tentu bukan sembarangan. Sebab, produk dalam negeri itu telah melalui uji kelayakan badan internasional, seperti semua produk Divisi Amunisi yang telah lulus pengujian standar NATO. Demikian juga telah mendapatkan sertifikat ISO 9001 dari SGS Yearsly-International Certification Services Ltd, Inggris pada tahun 1994.

 

5. Panser Anoa diekspor ke Oman dan Malaysia

Panser Anoa buatan PT Pindad menjadi salah satu Alutsista yang paling laris dijual. Pada tahun 2008, TNI memesan 154 buah Panser Anoa berbagai tipe. Untuk tahun 2011 TNI memesan 11 Panser Anoa tipe APC dan tahun 2012 TNI memesan 61 unit.

ANOA PANZER


Tak hanya dalam negeri, Panser Anoa juga diminati negara asing. Untuk Panser jenis Anoa 6?6 juga dipesan oleh Kerajaan Oman. Malaysia juga memesan hingga 32 unit panser Anoa. Panser bermesin Renault ini memang sudah teruji di negara-negara gurun seperti Libanon saat digunakan oleh pasukan perdamaian PBB.



Kualitasnya sesuai dengan standar NATO pada level III atau level yang tingkat ketahanannya terhadap serangan sudah lebih baik dari level II yang diproduksi di China dan India.



Belum lama ini, Pindad mengeluarkan Panser Anoa jenis baru. Anoa spesies baru ini mengusung Kanon kaliber 20 mm dan berjenis berjenis IFV (Infantry Fighting Vehicle). Panser ini didesain untuk mengantisipasi kebutuhan Batalyon Infantri Mekanis.



Dengan demikian, Panser Kanon 90 mm nantinya dikonsentrasikan untuk Batalyon Kavaleri, sementara Panser Kanon 20 mm untuk batalyon. Selain mengusung senjata utama kaliber 20 mm, Panser jenis ini juga mampu menyandang senapan mesin sedang kaliber 7,62 mm dan mampu menampung lima orang, yang terdiri dari tiga kru Ranpur dan dua personel pasukan.

 

6. Senapan Pindad diminati Singapura hingga Afrika


Selain Panser Anoa, sejumlah senjata buatan Pindad juga banyak dipesan oleh negara luar. PT Pindad mampu memproduksi berbagai jenis senjata antara lain; jenis senapan serbu (SSI-VI, SS2-V2, SS1-V3, SS1-V5), Senapan sniper (SPR-1) pistol (P-1, P-2), revolver (R1-V1, R1-V2, RG-1 (tiper A), RG-1 (tipe c), senapan sabhara/polisi (Sabhara V1 and Sabhara V2), senjata penjaga hutan, pistol profesional magnum, peluncur granat, dan pelindung tubuh (personal body protection).

PINDAD WEAPONS


Produk-produk yang dihasilkan itu banyak dipesan oleh negara-negara di luar negeri. Di antaranya adalah sebuah jaringan supermarket khusus olahraga berburu, camping, dan memancing bernama Cabelas’s, yang merupakan pembeli terbesar produk-produk buatan Pindad.


Senapan serbu SS-2 merupakan produk langganan negara-negara Afrika seperti Zimbabwe, Mozambik, dan Nigeria. Selain itu, Thailand dan Singapura juga kerap memesan senjata tersebut.

SHARE !
www.munsypedia.com

TNI tengah merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Morotai dan Merauke


F-16 TNI AU

TNI tengah merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Morotai dan Merauke (photo : Kaskus Militer)


JAKARTA (BeritaTrans.com) – Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, pihaknya tengah merencanakan pembangunan pangkalan udara di Kawasan Indonesia Timur seperti Biak, Morotai dan Merauke. Pasalnya, wilayah udara di Jawa dianggap sudah terlalu padat dengan estimasi 1200 penerbangan setiap hari yang melalui Pantai Utara.


“Ini yang tidak benar, maka dengan demikian untuk melancarkan penerbangan untuk ekonomi juga dan untuk pilot setiap saat bisa terbang dan berlatih, maka akan kami kembangkan (pangkalan udara). Ada Biak  ada Morotai, ada Merauke dan sebagainya,” kata Gatot di Kantor Presiden, Jakarta sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Rabu, 24 Februari 2016.

   Armada pasukan tempur udara 


Selama ini, pangkalan pesawat TNI AU di Pulau Jawa antara lain berada di Madiun, Yogyakarta dan Malang. Hal tersebut menunjukkan bahwa memang Jawa merupakan daerah pusat kekuatan TNI.


“Kami diperintahkan mengadakan observasi, analisa yang terbaik dimana di antara pangkalan-pangkalan itu, kemudian kami akan buat rencana,” ujarnya menambahkan.


Sementara wilayah timur Indonesia masih relatif kosong. Hanya, masih perlu penyesuaian pesawat misalnya untuk kebutuhan peralatan yang akan sesuai dengan wilayah lepas landas dan pangkalan udara nantinya. Sementara dengan alasan efektivitas penggunaan anggaran, TNI berencana akan membangun pangkalan tersebut sendiri.

Selain menjelaskan soal penambahan pangkalan udara, Gatot Nurmantyo juga menyampaikan adanya perubahan perbatasan pulau-pulau terdepan Indonesia. Salah satu contohnya perbatasan Indonesia dengan Australia yang berubah setelah Timor Timur menjadi negara sendiri yaitu Timor Leste.


Situasi ini menurut Panglima TNI harus disikapi dengan adanya penjagaan ketat di perbatasan, antara lain melalui pengembangan kekuatan Angkatan Udara dan Angkatan Laut di kawasan itu. “Perlu ada pelabuhan lagi di sana.” (viva).
SHARE !
defense-studies.blogspot.co.id

IBARAT JANUR BELUM TERPASANG - GRIPEN PANTANG MENYERAH MESKI INDONESIA TELAH MEMILIH SUKHOI

Indonesia Pilih Sukhoi, Pabrikan Pesawat Gripen Tak Menyerah  

Indonesia Pilih Sukhoi, Pabrikan Pesawat Gripen Tak Menyerah  
Berikut ini kemampuan teknis dari pesawat Gripen, kecepatan terbang mencapai mach 2 dengan combat radius mencapai 800 km saja, namun jika harus terbang ferry mencapai jarak 3.200 Km. Ketinggian terbang mencapai 15 km, dengan tekanan beban gravitasi mencapai 9 G. Saabgripen.com

Keputusan Pemerintah Indonesia memilih pesawat tempur asal Rusia, Sukhoi SU-35 dua minggu lalu menjadi pukulan berat bagi pabrikan alat pertahananan asal Swedia, Svenska Aeroplan AB (SAAB). Pasalnya, sejak TNI Angkatan Udara merencanakan mengganti jet buru sergap F-5 Tiger mereka tiga tahun lalu, SAAB gencar mempromosikan pesawat andalan mereka, Gripen.

Walau pemerintah lebih memilih Sukhoi, SAAB mengaku belum kehilangan harapan untuk mengikat kontrak dengan pemerintah Indonesia. "Kami optimistis dan tak akan menyerah. Kami adalah tawaran terbaik bagi Indonesia," ujar Direktur Kampanye Gripen dan Airborne System SAAB Asia-Pasific Magnus Hagman, saat ditemui Tempo di Singapore Airshow 2016, Kamis, 18 Februari 2016.




Magnus mengibaratkan pembelian pesawat seperti sebuah gunung es, 20 persen bagian di permukaan adalah harga pembelian. Yang masih sering luput dalam perhitungan adalah biaya perawatan, pengaturan, operasional, inventory,technical support, pelatihan, serta disposal. "Penelitian IHS Jane's Defense Weekly tentang itu semua menunjukan biaya Gripen paling murah, yaitu US$ 4,7 ribu per jam," kata dia.


Ditemui pada saat yang bersamaan, Kepala Kantor Perwakilan SAAB Indonesia Peter Calrqvist mengatakan anggaran sebesar itu tidak akan menggerogoti anggaran pertahanan dibanding dengan pesawat lainnya. "Pesawat lain yang biaya operasionalnya tinggi akan memakan anggaran pertahanan dan berefek jarang terbang," kata Peter.




Mereka berencana mengunjungi kembali Indonesia untuk bertemu dengan TNI. Sebuah paket khusus sudah mereka siapkan untuk ditawarkan bagi TNI.


Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berencana melakukan kunjungan kerja ke Moscow, Rusia, Maret mendatang. Menurut dia, pemerintah akan membeli delapan hingga sepuluh unit pesawat Sukhoi SU-35.

SHARE !
tempo.co

F-16 VIPER SPECIFICATIONS JET FIGHTER - MOST VIDEO REVIEW

SEKILAS INFORMASI MENGENAI "ISI TEHNOLOGI" 
F-16 VIPER

F-16V merupakan generasi keempat dari lini produk F-16. Pesawat tempur ini memiliki panjang 15 meter dengan tinggi 5 meter dan bentang sayap 10 meter.

F-16 VIPER SPECIFICATIONS REVIEW

F-16 Viper merupakan pesawat tempur jenis F-16 generasi keempat. F-16 Viper memiliki sistem radar terbaru, Scalable Agile Beam Radar.
Pesawat tempur yang mampu terbang dengan kecepatan maksimal 2.414 kilometer per jam ini juga dapat mencium gelombang listrik dari luar pesawat. Sensor F-16 Viper yang terhubung dengan program komputer memungkinkan pilot untuk langsung menavigasi secara otomatis.

F-16 Viper memiliki beberapa fitur unggulan sebagai berikut :

A. Teknologi kontrol pesawat yang terintegrasi.
F-16V "Sengaja dirancang dual stick (sebelah kanan dan kiri) agar pilot tidak mengalami kesulitan dan kesusahan dalam berpindah tangan."
Pada bagian kanan stick itu, terdapat dua controller yang berfungsi untuk melepaskan peluru dan menembak lawan. Jet tempur ini mampu melepaskan 20 peluru dan menembakkan 6 misil atau roket sekaligus dengan sekali tekan.
"Sementara di stick bagian kiri, ada pointer yang bekerja seperti mouse. Ini yang memudahkan pengemudi untuk mengarahkan pesawat (air control)

B. RADAR 
Radar SABR (Scalable Agile Beam Radar) APG-83 setipe dengan radar yang digunakan di pesawar siluman F-35

Randy Howard, selaku Business Development F-16 Lockheed Martin mengatakan di hadapan media, termasuk KompasTekno, bahwa F-16V yang ditawarkan kepada Indonesia ini telah memiliki upgrade avionik dan sistem radar paling canggih yang dimiliki generasi F-16.
Radar yang menjadi jawara pada Viper adalah radar AESA (active electronically scanned array) yang dapat mempertahankan lebih dari 20 target musuh. Radar ini setipe dengan radar yang digunakan di pesawar siluman F-35 hanya saja beda versi. Jenis radar Viper sedikit lebih canggih dan memiliki kemampuan untuk membidik 3 sasaran baik di darat, udara, dan laut.
Dijelaskan Randy, sistem radar milik F-16V bisa menjejak target udara dan darat secara bersamaan. Dengan demikian, F-16V bisa berperan sebagai pesawat "multirole" baik untuk misi udara-udara atau udara-darat (Air-to-Air dan Air-to-Ground).
Selain itu, berkat dukungan radar SABR (Scalable Agile Beam Radar) APG-83 yang dikembangkan bersama dengan Northrop Grumman, F-16V dikatakan Randy memiliki mode maritim khusus untuk patroli wilayah perbatasan di laut, yang merupakan sebagian besar wilayah Indonesia.
Radar ini juga diklaim Randy memiliki resistensi tinggi terhadap jamming, peningkatan tracking target, dan jangkauan deteksi target yang lebih jauh dibanding generasi F-16 sebelumnya.

F-16 VIPER

C. KOMPUTER
Peningkatan mission computer pesawat, vehicle system, struktur pesawat, kokpit dan sistem peperangan elektronik (electronic warfare system)

Kelebihan Viper juga ada pada peningkatan mission computer pesawat, vehicle system, struktur pesawat, kokpit dan sistem peperangan elektronik (electronic warfare system) di banding blok F-16 sebelumnya. F-16V ini disebut sebagai generasi selanjutnya dari F-16 yang memanfaatkan infrastruktur berkesinambungan di dunia.
"Karena itu, Indonesia bisa menjadi operator pertama generasi F-16 tercanggih yang kami miliki," ujar Randy saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/10/2015).
Varian F-16V juga memiliki tanki bahan bakar tambahan (CFT/Conformal Fuel Tanks) yang berada di punggung pesawat, sehingga menambah daya jelajah pesawat tanpa mengorbankan jumlah persenjataan yang bisa dibawa.
Biasanya, tanki bahan bakar tambahan yang dibawa F-16 menggunakan salah satu cantolan misil yang ada di sayap atau perut pesawat.
Dengan memiliki CFT di punggung, maka cantolan-cantolan tersebut tetap bisa dimaksimalkan untuk membawa berbagai sistem persenjataan.
Karena merupakan pesawat dengan mesin jet tunggal, Lockheed Martin mengklaim F-16V lebih irit dibanding pesawat jet bermesin ganda, seperti Sukhoi Su-35 yang saat ini juga diminati oleh TNI AU.
Menurut Lockheed Martin, F-16V memiliki biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan pesawat tempur bermesin ganda tadi. Selain bisa mengurangi biaya produksi mesin, juga mengurangi konsumsi bahan bakar. Mesin yang digunakan oleh F-16V juga bisa dipakai terbang (air time) lebih lama sebelum harus dilakukan perawatan secara rutin. Di samping itu, mesin baru tersebut juga memiliki kesamaan fasilitas/logistik dengan mesin Pratt Whitney PW220 yang dipakai generasi F-16 sebelumnya.
Urusan commonality (kesamaan) ini juga menjadi jualan utama Lockheed Martin dalam menawarkan f-16 kepada pemerintah Indonesia. Kita tahu Indonesia telah mengoperasikan F-16 A/B Block 15 sejak tahun 1980-an sebagai bagian dari proyek Peace Bima Sena I.
Lalu gelombang kedua F-16 datang ke Indonesia pada 2014 lalu sebagai bagian dari kesepakatan Peace Bima Sena II.
"Indonesia telah menjadi operator F-16 sejak lama, tentu ini bisa mempercepat adopsi," ujar Randy.
Salah satu syarat yang diminta oleh pemerintah Indonesia dalam proyek peremajaan armada pesawat TNI-AU adalah transfer teknologi. Berbicara mengenai hal ini, Lockheed Martin mengaku saat ini belum ada pembicaraan banyak dengan pemerintah Indonesia, namun peluang itu ada dan terbuka lebar.
Transfer teknologi yang diminta oleh pemerintah RI bisa diwujudkan melalui produksi komponen atau suku cadang di dalam negeri, seperti komponen tanki bahan bakar tambahan (CFT) tadi.
Dalam hal ini, Lockheed Martin bisa menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung, Jawa Barat.
Sementara itu, Pengamat Militer Indonesia Muradi mengatakan, dua pilihan alusista tersebut memang punya kelebihan dan kekurangan. Namun, dia menilai bahwa F16 memang punya daya tarik lebih kuat. Daya tarik tersebut datang dari kemudahan perawatan unit pesawat.
"Tak bisa dipungkiri produk AS memang lebih mudah digunakan oleh konsumen Indonesia. Selain perawatannya yang lebih nyaman, proses alih teknologi bisa lebih gampang karena kerjasama diplomatik yang beragam antara dua negara. Mulai dari kerjasama pendidikan sampai ekonomi," terangnya.
Dia mencontohkan, perawatan Sukhoi yang harus mengganti mesin dengan yang baru pada periode tertentu. Hal tersebut membuat perawatan pesawat dari Rusia itu jauh lebih mahal daripada F-16v. Sedangkan, F16 sendiri punya 80 fasilitas perawatan di seluruh dunia.
"Memang, dari sisi teknologi Sukhoi unggul jauh. Pesawat ini merupakan salah satu dari sedikit jet yang bisa terbang vertikal. Tapi, kalau dipandang dari sisi konsumen memang lebih nyaman memakai produk F-16," terangnya.

Di sisi lain, dia juga meminta pemerintah berhati-hati saat membeli F-16. Pasalnya, pemerintah Indonesia pun sempat mengalami embargo alusista AS cukup lama. "Pemerintah harus menuntut jaminan tak akan ada embargo dalam jangka waktu yang panjang. Kalau ada jaminan itu. Saya rasa pembelian akan sepadan," imbuhnya.

TNI Angkatan Udara belum tertarik membeli pesawat tempur terbaru dari pabrikan Lockhead Martin, F-16 Viper. Angkatan Udara saat ini masih menanti Kementerian Pertahanan menyelesaikan perjanjian jual-beli pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi-35.
SU-35 SPECIFICATIONS PICTURE REVIEW
“Belum ada ketertarikan. Kami tetap pada Sukhoi-35. Selama ini juga belum ada tawaran ke kami karena itu domainnya Kemhan,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Dwi Badarmanto, kepada CNN Indonesia, Kamis (8/10).
Sumber :
- The Science World Explorer
- Berbagai Sumber

VIDEO


SHARE !

SU-35 PESEN SEKARANG - DATANGNYA 5 TAHUN KEMUDIAN

SU-35 JET FIGHTER COMPETITORS

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI MEMANG BEGITU SANGAT CEPAT. SEPERTI MENTERI PERTAHANAN BILANG JIKA KITA MEMESAN SU-35 SEKARANG MAKA AKAN BARU DATANG 5 TAHUN KEMUDIAN. SEDANGKAN PADA 5 THN YANG AKAN DATANG TEKNOLOGI PESAWAT TEMPUR JUGA SUDAH MENGALAMI PERUBAHAN DAN PERBAIKAN PADA VERSI-VERSI SEBELUMNYA



BUTUH PENGKAJIAN MENDALAM DARI BERBAGAI ASPEK DAN SISI LAINNYA UNTUK MENJAGA KEDAULATAN WILAYAH NKRI YANG LUAS INI.

PERLU KUALITAS DAN KUANTITAS. 

SYSTEM TRANSFER TEKNOLOGI UNTUK MEMBERDAYAKAN SUMBER DAYA ANAK BANGSA AGAR BISA MANDIRI DAN IKUT BERKANCAH DI AKUI OLEH DUNIA


PERLU PENINGKATAN ANGGARAN. SETIDAKNYA ANGGARAN YANG STABIL AGAR PERENCANAAN DAN EFISIENSI PELAKSANAAN OPERASIONAL TETAP TERJAMIN DAN BERJALAN LANCAR


tambahan:
JANGAN LUPA BAHWA DUNIA SAAT INI TERHUBUNG OLEH KOMUNIKASI DATA YANG BEGITU CEPAT DAN PESAT DENGAN INTERNET. APAKAH PERLU PENGKAJIAN - PENINGKATAN - PENGADAAN SERTA PELATIHAN BAGI PEMBENTUKAN PASUKAN CYBER DI INTERNET ? 
SEBAGAI CONTOH : DRONE AMERIKA BERHASIL DITURUNKAN PAKSA OLEH  PASUKAN CYBER IRAN, KOMUNIKASI  DATA BISA DI HACK DAN DIKUASAI. DSB


SHARE !!!

Popular Posts

.

.
hadist, panduan, pegangan, amalan

*** Promote Your Business to Worldwide ***